Bayi Anda Alergi Susu Sapi? 3 Pilihan Susu Untuk Bayi Alergi Berikut Bisa Menjadi Solusi

Susu Untuk Bayi Alergi - ASI merupakan salah satu kebutuhan nutrisi paling baik untuk menunjang tumbuh kembang si kecil. Namun, ada beberapa ibu yang mungkin kesulitan memberikan ASI sepenuhnya pada si kecil sehingga pemberian susu sapi menjadi solusi lain. 

Selain itu, tidak semua bayi memiliki kemampuan yang sama dalam mencerna protein sapi sehingga mereka mengalami alergi. Nah, Anda wajib tahu mengenai susu untuk bayi alergi protein sapi agar kebutuhan nutrisi mereka tetap terpenuhi.
 

Penyebab bayi mengalami alergi

Kebutuhan ASI si kecil tidak terpenuhi menyebabkan para ibu harus berpikir mengenai kebutuhan nutrisi bayi. Pemberian susu sapi bisa saja menyebabkan masalah karena sistem kekebalan tubuh setiap bayi tidak sama.
 
Alergi terjadi saat sistem imun tubuh mendeteksi pemberian susu sapi sebagai zat asing yang berbahaya. Akibatnya, bayi mengalami alergi seperti muntah, bersin, diare, hidung berair, mata berair, muka membengkak, konstipasi dan sederet reaksi lain.
 
Jika bayi Anda mengalami masalah seperti yang disebutkan di atas, ada baiknya segera melakukan penanganan seperti membawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, cara mengatasi pemberian susu untuk bayi alergi, Anda bisa memilih tiga jenis susu formula berikut ini.
 

3 Jenis Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi

1. Susu formula berbasis kedelai

Jika bayi Anda mengalami alergi, pemberian susu kedelai sebagai makanan penunjang kebutuhan nutrisi bisa menjadi pilihan. Namun, Anda juga wajib tahu bahwa ada beberapa bayi yang alergi terhadap susu sapi juga mengalami hal yang sama pada susu berbahan kedelai.
 

2. Susu formula hidrolisis

Anda juga harus tahu bahwa susu formula yang dihidrolisis terbagi menjadi dua jenis yaitu susu formula yang dihidrolisis separuh serta susu formula yang dihidrolisis secara keseluruhan. Para bayi yang mengalami alergi protein sapi biasanya mengkonsumsi jenis yang kedua.
 
Susu formula yang dihidrolisis sebenarnya merupakan susu sapi  namun protein susu sapi tersebut telah diubah menjadi partikel lebih kecil. Sistem imunitas si kecil pun tidak akan bereaksi pada susu sapi dihidrolisis sebagai zat asing yang harus dilawan. Sistem pencernaan akan lebih mudah memproses kasein yang telah diubah secara keseluruhan ini.
 

3. Susu formula yang berbasis asam amino

Pilihan ketiga yang bisa Anda jadikan solusi nutrisi si kecil adalah susu formula berbasis asam amino. Susu ini banyak dikonsumsi bayi yang alergi terhadap protein susu sapi bahkan jenis susu formula yang telah dihidrolisis. Hampir semua bayi tidak mengalami reaksi alergi jika mengkonsumsi susu berbasis protein paling sederhana ini.
 
Nah, 3 jenis susu formula di atas bisa menjadi pilihan susu untuk bayi alergi. Tentu Anda harus memikirkan dan mempertimbangkan pilihan asupan makanan yang tepat untuk si kecil. Tak ada salahnya berkonsultasi dengan ahli gizi agar tumbuh kembang buah hati tercinta tidak terganggu.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.